Usia 40 , Pilih Sehat atau Cantik? Jaga Metabolisme Tubuh Rahasianya

November 06, 2020

https://www.remahkata.com/
 women in frame

Pernah merasa berat badan naik tanpa sebab? atau berat badan susah turun?. Enam bulan lalu berat badan saya ada di 55 kg namun saat ini bergeser 5 garis ke kanan. Sejak itu saya anti kalau liat timbangan berat badan. Berasa ketemu mantan bawaannya pengen buang muka, ya nggak sih hahahha...

Tidak ada yang berubah dengan porsi makan saya, 3 sendok makan nasi putih, lauk plus 2 porsi sayur rebus. Olahraga hanya sabtu minggu sih, bersepeda atau jogging. Tidak makan malam diatas jam 6 sore. Kalau ngemil, nah ini masih harus dikurangi.

Saya coba cari tau dari beberapa sumber ternyata salah satu penyebabnya bisa dari metabolisme tubuh. Apa hubungannya ya? apa metabolisme berpengaruh dengan umur seseorang? Memang usia saya tidak lagi termasuk usia mahmud alias mamah muda tapi sudah masuk usia siaga 1.
Usia 40, sering dikaitkan dengan menurunnya tingkat kecantikan dan kesehatan seorang wanita? Apakah hanya wanita, bagaimana dengan para pria? Metabolisme tubuh mulai mengalami penurunan fungsi di usia 40. 
 
Itu sebabnya banyak kaum hawa yang takut memasuki usia 40. Namun tak sedikit yang semakin mempesona di usia ini sebut saja Yuni Shara, Sophia Latjuba, yang tidak kalah cantiknya dengan gadis belia.
Saya sendiri memandang usia 40 sebagai alarm tubuh untuk lebih disiplin menjalani pola hidup sehat. Ini investasi jangka panjang saya di usia lanjut nanti. Bonusnya kecantikan yang lebih awet hehehe...
 

Apa itu metabolisme tubuh?

Setiap mahluk hidup membutuhkan energi untuk keberlangsungan hidupnya. Energi dibutuhkan agar sel dan jaringan tubuh tetap sehat. Berkembang serta fungsinya dapat berjalan dengan baik seperti fungsi pernapasan, detak jantung, fungsi otak dan lainnya.
Proses kimiawi  yang terjadi di dalam sel tubuh tiap organisme untuk mengubah makanan dan minuman menjadi energi inilah yang disebut metabolisme. Tujuan metabolisme selain mengubah seluruh makanan menjadi energi, juga mengubah makanan menjadi bahan baku penyusun protein dan mengeliminasi limbah.

Ketika seseorang memasuki usia 40 tahun metabolisme tubuh mulai melambat. Penurunan fungsi ini mempengaruhi tubuh dalam mengolah makanan untuk menghasilan energi, menjadi lebih lambat. Akibatnya terjadi penurunan massa otot dan membentuk lapisan lemak lebih banyak. 

Bisa jadi ini yang menyebabkan berat badan sulit turun. Semakin lanjut  usia seseorang maka metabolismenya akan semakin menurun. Banyak perubahan yang terjadi  saat usia seseorang bertambah banyak. 

Tak hanya perubahan pada fisik yang terlihat signifikan namun beberapa fungsi organ tubuh juga mengalami penurunan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan fisik maupun mental.  

Selain masalah berat badan resiko penyakit lain pun meningkat seperti jantung, kolesterol sampai kanker. Selain itu beberapa sumber menyatakan usia 30 tahun tubuh kita akan kehilangan jaringan ikat yaitu sel sel otot sehingga massa otot akan menurun tiap per 10 tahun. 
https://www.remahkata.com/

 

Khusus kaum wanita, jika abai akan berat badan dan metabolisme hal ini bisa merembet ke gangguan kesehatan tulang, sendi dan organ reproduksi. Tubuh yang semakin gemuk akan meningkatkan resiko cedera akibat sendi lutut yang tak mampu menopang tubuh. 

Menjaga metabolisme mulai usia 30

Beberapa tanda penurunan  metabolisme dapat terlihat dari kenaikan berat badan tanpa sebab, kelelahan kronis, depresi, kulit kering, rambut rontok, sakit kepala. Berikut beberapa cara yang saya rangkum dari berbagai sumber.

Perbaiki Kualitas Tidur 



Kesehatan optimal bisa didapat dari jam tidur yang teratur setiap harinya. Tidur dapat memulihkan kembali kondisi tubuh yang lelah. Dalam tidur pula tubuh memproses makanan dan melakukan regenerasi sel sel.
 
Dikutip dari detik health, jam internal tubuh yang berubah dapat merusak  bagaimana cara tubuh memproses makanan itulah sebabnya tidur mempengaruhi metabolisme. 
Idealnya orang dewasa tidur 7-9 jam sehari. Selain frekuensi yang teratur tidur juga harus nyeyak dengan lain mendapatkan deep sleep.

Saat tidur tubuh Kita bekerja lebih lambat, nah disinilah sel-sel penyembuh bekerja memperbaiki sel yang rusak.

Jadi pastikan tidur kita cukup dan berkualitas ya. Bisa ditandai dengan kondisi tidur yang tidak sering terbangun. Kalau pun terbangun hanya sebentar dan tak lebih dari sekali.
Tidur berkualitas juga dapat membangun suasana hati lebih baik sehingga terhindar dari stress.
 
Tidur yang cukup dapat menjaga berat badan  tetap ideal, mengapa demikian? tubuh sudah mendapat cukup energi dari tidur sehingga tidak memerlukan kalori atau pun lemak dari makanan untuk mendapatkan energi. 
 
Ini penting Karena keinginan untuk ngemil pun berkurang. Apalagi bagi saya yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Perhatikan Asupan Makanan 


Ingat istilah ''Kamu adalah apa yang kamu makan". Ini benar karena tubuh pada hakikatnya membutuhkan makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi. 

Sedangkan yang terjadi selama ini adalah makan karena nafsu indera pengecap/perasa. Semata memuaskan rasa lapar dan keinginan otak. 

Perhatikan 3J  (Jadwal, Jumlah, Jenis) makanan. Mungkin ada yang tau kalau ini rumus makan bagi penderita  diabetes. Jangan pernah melewatkan jadwal makan sarapan, makan siang dan makan malam. Perhatikan jumlahnya, takaran nasi, sayur, laup pauk per setiap kali makan. Dan yang terakhir jenisnya seperti daging, sayur mayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah.

Makan dalam porsi kecil namun sering membuat pencernaan memproses secara optimal. Cukupi kebutuhan cairan karena tubuh manusia 80% terdiri dari air.

Olahraga

www.remahkata.com
sumber: remahkata.com

Salah satu jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk mempercepat metabolisme  adalah berlari. Lakukan 45 menit setiap harinya dan tingkatkan kecepatannya secara bertahap. Dengan berlari secara rutin lemak dalam tubuh dapat terbakar menyeluruh. 

Bagi kaum perempuan jalan kaki 10,000 langkah sehari setara 6 km ideal untuk mencegah osteoporosis. karena dapat menjaga kepadatan tulang dan tentunya memperlancar peredaran darah. secara  otomatis terjaga kesehatan jantung dan paru - paru.

Olahraga penting tidak hanya untuk golongan usia tertentu namun semua usia. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sampai Usila. Olahraga disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan tertentu. 

Berenang termasuk olahraga yang baik untuk mempercepat metabolisme tubuh. Selain itu terbaik karena minim cidera, juga banyak membakar kalori saat melakukannya namun tidak semua orang bisa berenang. baca juga : renang untuk kesehatan

Oh ya , jangan kecewa dulu jika menjalankan program penurunan berat badan tapi beratnya lama turun. Bisa jadi massa otot anda bertambah karena itu mempengaruhi timbangan berat badan.

Bagi yang tidak bisa berenang seperti suami saya, jogging, running bisa jadi pilihan dan ini terbukti effektif lho, menurunkan berat badan. 

Untuk usia 40 tahun bisa lakukan olahraga yang fokus pada aktivitas kardio (berkaitan dengan otot jantung dan paru-paru) seperti jalan kaki, berlari, bersepeda, berenang. Sedangkan untuk kesehatan tulang fokus olahraga dengan menggunakan beban (Fitness, squat, running, yoga dll). 

Kelola stress dan jalani pola hidup sehat

Hidup haruslah seimbang tak hanya jasmani namun juga rohani harus di perhatikan dan dicukupi kebutuhannya. Stress dapat mempengaruhi keberhasilan diet. Saat stress hormon ghlerin meningkat. Salah satu hormon yang mempengaruhi rasa lapar dan kenyang. 

Banyak cara mengelola stress walau tak mudah. salah satunya dengan beribadah, relaksasi, meditasi. Nah bagi kaum Muslim, boleh banget nih melakukan tambahan tips menjaga metabolisme tubuh di usia 40 dengan berpuasa rutin 2-3 kali seminggu. Sudah tak asing di telinga bahwa puasa memberikan efek detoks pada tubuh, setuju ya.

Selain menjaga metabolisme yang berhubungan  dengan kesehatan, Kecantikan di usia 40 juga tidak kalah penting. Terutama area kulit wajah, tubuh, rambut, organ intim dan kesehatan mata.

Semangat dan konsisten menjalani hidup sehat duhai perempuan usia 40, demi kesehatan dan kecantikan yang hakiki.




  • Share:

You Might Also Like

2 comments