Skip to main content

Posts

Baca Juga

Positif Covid-19, ini yang Saya Lakukan

Akhir Juni lalu kami sekeluarga dapat giliran disambangi Covid-19. Saat angka penderita sedang tinggi-tingginya per 7 hari hampir 18.000 kasus. Rumah Sakit pun sudah kewalahan menampung pasien dengan kasus ini. Sempat tidak terima positif Covid-19, bukan tidak ketat protokol kesehatan kami. Masker selalu on saat diluar rumah, menjaga jarak saat berada di tempat umum, menghindar dari kerumunan, sepulangnya kerumah langsung bersih-bersih badan. Saya termasuk yang jarang keluar rumah, paling satu kali dalam seminggu untuk ke pasar dan tiga kali seminggu untuk jogging setelah subuh, masih sepi dong. Memang Pak suami masih berkerja dari kantor sebelum pemberlakuan PPKM (Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) 3 Juli lalu. Tapi ya itu, kecolongan istilahnya, pasti ada celah untuk virus masuk ketubuh. Gejala yang Muncul Tentunya gejala yang muncul akan berbeda-beda pada setiap orang. Saya merasakan badan mulai tidak enak kalau orang di Indonesia biasa bilang meriang. Sakit kepala,

Latest Posts

Image

3 Hal Penting dalam Memilih Asuransi Yang Tepat dan Aman

Image

Ramadhan, Agar Tak Sia Sia Lakukan 3 Hal Ini

Image

Tummypedia: Fitur Baru Bebeclub, Bantu Ibu Cek Kesehatan Pencernaan si Kecil

Image

Atasi Warna Kulit Tidak Merata dengan Scarlett Whitening Body Care (Honest Review)