Skip to main content

Parakan, Kota diantara Sindoro Dan Sumbing

Fajar di Bukit posong
Parakan, pernah dengar nama kota ini ?
Tak seperti 'Jogja' yang ketika Orang menyebutnya maka otak langsung terkoneksi dengan gambar Keraton dan sosok bakpia. Banyak orang belum terbiasa mendengar nama tersebut.

Parakan adalah nama salah satu Kecamatan di Kabupaten Temanggung Propinsi Jawa Tengah.
Jika ditempuh dari Jogja ke Parakan sekitar 2-3 jam perjalanan mobil sejauh kurang lebih 75 km melewati kota Magelang.
Letak geografisnya yang terletak diantara lereng Gunung, Sindoro dan Sumbing membuat hawa kota ini sejuk, apalagi airnya, wah seperti air minum dari kulkas, brrrrrr...
Sebagian besar aktivitas penduduknya masih bercocok tanam tembakau , selain berdagang.
Kota Kecamatan Parakan ini dilintasi jalur dari Wonosobo ke Yogyakarta atau Semarang dan Yogyakarta ke Jalur Pantura/Jakarta. Sebab itulah lalu lintas desa ini jarang dari kata sepi. Desa rasa kota, itulah kesan saya terhadap Parakan.

Jalur lintas wonosobo

Tak banyak, namun ada tempat wisata yang menyajikan pemandangan alam sekitar, seperti Bukit posong, Mbung Kledung dan bangunan bangunan Tua.

Bukit posong
Kali galeh
Jembatan Galeh
Jembatan gantung Kali Galeh adalah jembatan yang menghubungkan desa Sanggen di Kecamatan Bulu dan desa Sekrikil Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Begitu namanya karena dibangun diatas Kali Galeh , namun penduduk lokal menyebut jembatan kece ini dengan sebutan Jembatan Sangkil (singkatan dari Sanggen-Sekrikil). Diresmikan pada pertengahan tahun 2017 oleh Presiden Joko Widodo, jembatan ini sempat menjadi tempat Wisata masyarakat sekitar maupun turis dadakan, termasuk Saya.


Bangunan Tua yang bisa jadi spot Wisata lainnya adalah kelenteng Hok Tek Tong, dikenal juga dengan anugerah yang berdiri sejak th 1840 an masih sesuai dengan aslinya walaupun beberapa Kali di rehab.

Kelenteng Him Tek Tong
Di Kota ini saya dipertemukan dengan calon Ibu (baca Mertua) , sekitar tujuh tahun silam. Kala itu waktu tempuh  Jakarta - Parakan menggunakan Bis sekitar 12 jam perjalanan. Kini hanya 8 jam dengan adanya Infrastruktur jalan tol lintas utara Jawa.

Selain pemandangan Alam, yang khas dari Parakan adalah jajanan di Pasar Entho, yaitu Pasar kaget yang berlokasi di sebuah gang, jauh dari kata besar tapi ramai pengunjung apalagi musim libur.
Rupa rupa panganan tersedia mulai dari sego gono, sego jagung, sego kluban, tempe gembus, aneka bacem, cendol hangat, kue- kue , sampai lauk siap santap dan aneka keripik .

Pasar Entho 
Ada Pasar Entho , ada juga Pasar besar seperti Pasar Legi, konsepnya hampir seperti pasar modern dijakarta. Lantai bawah untuk pakaian dan barang dagangan kering sedang lantai atas untuk sayur mayur, ikan , daging dan sejenisnya.     

Pasar Legi

Beberapa minggu sebelum memasuki bulan puasa 1440H lalu, kebetulan Kami ada langkah dan rejeki mengunjungi Ibu (Mertua) di Parakan.  Sudah jadi langganan kalau pulang ke kota ini harus sarapan di warung makan Ibu Carik. Warung makan legendaris di Parakan, modelnya seperti warteg menyediakan beragam lauk pauk. Ada brongkos ayam, daging, pecel sayur, telur masak santan, aneka gorengan,  empal , paru dan masakan lainnya khas masakan parakan.




Bagi saya yang paling menggiurkan adalah kue bulat isi katang hijau berselimut wijen, alias Onde-onde , yang disediakan di meja meja pelanggan. Tak seperti onde-onde pada umumnya yang satu ini berukuran  sebesar bola tenis, teksturnya renyah garing nom nom... langsung hap hap hihii...


Waktu libur akhir pekan yang lebih dari 2 hari ini tak boleh disia-siakan, mumpung di Parakan, kami pun memutuskan ke Banjarnegara.
Beberapa tempat wisata yang bisa ditempuh tanpa memakan waktu tempuh banyak adalah ke Kabupaten Banjarnegara , Wonosobo , yaitu Dataran Tinggi Dieng atau ke kabupaten Magelang yak Candi Borobudur. Kali ini
perjalanan dengan mobil ke dataran dataran tinggi Dieng ditempuh selama kurang lebih 2 jam, melalui jalur wonosobo.

So.... Sudah kenal yah dengan Parakan, next kalau main ke Dieng pasti lewat jalur Parakan.

Salam J






Comments

  1. Wah aku baru tau ada kota namanya Parakan. Aku kira itu hanya nama jalan di area Tangsel lho moms. Thanks infonya yaaa

    ReplyDelete
  2. Makasih mama Nami. oh Ada yah Nama jalan, Di area tangsel.

    ReplyDelete
  3. Ajak aku jalan-jalan kesini mba
    MashaAllah keindahan alam yang Allah berikan sungguh luar biasa

    ReplyDelete
  4. Indah ya Yank pemandangannya. Sejuk pula

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

“World Of Imagination” Dunia Dongeng Dan Imajinasi Anak

“Papah jadi King Ghidorah, terus Kei jadi Godzilla yah”. Percakapan itu sampai ke telinga saya, sembari  meracik sop di dapur.

Itulah anak anak dunia mereka hanya bermain, bermain dan bermain. Dunia bermain yang penuh imajinasi, alami, spontan dan menabjubkan terkadang tak masuk akal orang dewasa. Bermain dan berimajinasi adalah sarana anak untuk  belajar. Disebutkan dalam sebuah artikel di theasiaparent, Imajinasi lahir dari proses mental yang manusiawi dan merupakan bagian dari aktivitas otak kanan yang bermanfaat untuk kecerdasannya. Beberapa manfaat imajinasi diantaranya; membuat anak berpikir kreatif, mudah bersosialisasi dan berkomunikasi , lebih percaya diri.


Kemampuan berpikir kreatif ini penting untuk tahap kehidupan selanjutnya dalam menghadapi dan memecahkan permasalahan. Untuk menumbuhkan Imajinasi diperlukan stimulus dan respon positif terhadap imajinasi mereka. Luangkan waktu bermain bersama anak dan hindari terlalu banyak melarang.

Salah satu  bentuk stimulus yang dapa…

Resep Opor Ayam Tombo Kangen dari Yummy App

Apa yang Mama rasakan jika anak lebih memuji masakan orang lain ketimbang masakan mama?
Kalau saya sudah pasti merasa cemburu. Lain hal jika saya tidak pandai memasak, tak masalah anakku memuji masakan orang lain.
Anak-anak selalu bicara jujur dengan apa yang mereka inginkan dan rasakan. Terutama soal makanan, sangat mengerti  mana yang enak dan mereka suka. Hal ini terjadi pada saya beberapa waktu lalu. Ketika itu anak saya berbicara sama mbah utinya (nenek) melalui telepon. Saya  mendengar sekilas perkataan Kei.”Mbah Uti,  nanti kalau si korona sudah pergi kita ketemu ya. Khalif udah rindu makan opor ayam buatan Uti”. Tahun ini kami tidak pulang kerumah Ibu Mertua. Jadi lebih sering menelpon ibu sebagai pengobat rindu.
Segera seusai percakapan di telepon itu, saya pun menawarkan pada Kei, “Kamu kepingin makan opor, Nak?. Mama masakin opor kayak dirumah uti, ya?”. Spontan Kei menjawab, “gak usahlah Mah, nanti aja dirumah uti". Opor buatan mama gak sama, kurang enak rasanya”. men…

Menikmati Hari Tua Dengan Perencanaan Dana Yang Tepat.

Di suatu sore yang oranye, roda sepeda motor kami berputar santai. Entah kenapa tiba tiba pikiran saya melambung ke masa 10 tahun yang akan datang. Akan jadi seperti apakah kami?. Apakah  kami masih bersam-sama?, apakah kita akan menghabiskan senja bersama?, atau Dia sendiri tanpaku.
“Bee, kalau nanti kamu sudah tidak bekerja di kantor, apa yang akan kamu lakukan?”, tanyaku padanya.
“Apa Kita jualan sembako seperti Ibu? atau jualan baju online?”.
Sejenak hening. “Lihat saja nanti, belum tentu umur kita sampai”, begitu jawabnya dengan santuy . Memang, kalau bicara umur hidup manusia  ya jelas diluar kendali saya. Dipastikan, hanya Sang Penciptalah yang  paham rahasia umur mahluknya.  Tapi kita sebagai  manusia yang telah diberi kesempatan hidup harus mempergunakan sebaik-baiknya, merencanakan tiap langkahnya, berusaha semaksimal mungkin, setelah itu tinggal lihat hasil akhirnya.
Curhit sedikit yah, maksud saya tuh gini lho, Mbok ya direncanakan jauh-jauh hari sekiranya nanti sudah pen…